NoNama Larutan Volume, mL I II III Rata-rata 1. Filtrat, KI, H2SO4, Sodium Molibdate 30 30 30 30 2. Na2S2O3 5,9 6,1 5,7 5,9 Penentuan bilangan kappa Tabel 8. Titrasi blangko No Nama larutan Volume, mL 1. Aquades, KMnO4, H2SO4, KI, Sodium Molibdate 286 2. Na2S2O3 22 Tabel 9. Titrasi pulp pada sampel 1 No Nama larutan Volume, mL 1. Pulp,
3 Kelarutan Mg(OH)2 dalam larutan 100 ml adalah 1,8 . 10-11g. Berapakah kelarutan dalam 100 ml larutan NaOH 0,05 M. ? 4. kepada 50 ml natrium posfat 0,05 M ditambahkan 50 ml barium klorida 0,001 M. Ksp barium posfat 3,4 . 10-23 a. Tunjukkan dengan perhitungan apakah barium posfat mengendap/tidak b. Berapa konsentrasi Ba2+ dalam
Perhatikancontoh berikut: 100 mL larutan NH4OH 0,1 M dicampur dengan 50 mL larutan HCl 0,1 M Maka akan terjadi reaksi secara stoikiometri: NH4OH (aq) + HCl (aq) NH4Cl (aq) + H2O (l) Mula-mula: 10 mmol 5 mmol Reaksi: 5 mmol 5 mmol - 5 mmol 5 mmol + Sisa: 5 mmol 5 mmol 5 mmol Membentuk penyangga Membentuk penyangga. 3.
A 25 mL CH3COOH 0,1 M dan 25 mL NaOH 0,05 M B. 25 mL CH3COOH 0,1 M dan 50 mL NaOH 0,05 M C. 25 mL CH3COOH 0,1 M dan 50 mL NaOH 0,01 M D. 25 mL CH3COOH 0,1 M dan 25 mL NaOH 0,05 M E. 25 mL CH3COOH 0,1 M dan 25 mL NaOH 0,05 M Di unduh dari : Untuk membuat larutan penyangga dengan pH = 5, maka ke dalam 10
dalamgelas beaker, ditambahkan 500 mL aquades, selanjutnya dilarutkan dengan sonicator [16]. Kemudian ditambahkan 100 mL H 2 SO 4 4 N dan 100 mL KMnO 4 0,1 N. Setelah lima menit ditambahkan 20 mL KI 10 % kemudian dititrasi dengan larutan Na 2 S 2 O 3 0,2 N hingga larutan berwarna kuning. Berikutnya ditambahkan larutan amilum 0,2 % sebagai
glukosadalam 100 ml aquades. Konsentrasi larutan glukosa yang dibuat dalam penelitian ini adalah 5000, 15.000, 20.000, 25.000, 30.000, 35.000 ppm. Untuk menentukan kurva standar glukosa, 2 ml masing-masing larutan standar diambil dan dituangkan ke dalam tabung reaksi yang terpisah. Kemudian ditambahkan 0,4 ml fenol 5 % dan 2 ml H2SO4 96%.
.
Di ketahui bahwa N Normalitas asam sulfat pekat 95-97% = 36 N Dicari Volume H2SO4 yang dibutuhkan untuk membuat H2SO4 N...? Penyelesaian Dengan menggunakan rumus pengenceran,V1x N1 = V2 x N2V1 x 36 = 1000 x 0,05V1 = 1000 x 0,05/36V1 = 1,38 ml Jadi H2SO4 pekat yang dibutuhkan sebanyak 1, 38 ml. Langkah-langkah membuat larutan H2SO4 0,05 N adalah - Siapkan Labu takar 1 liter 1000 ml dan isi dengan aquadest 200 Masukkan H2SO4 pekat sebanyak 1,38 ml ke dalam labu takar yang telah diisi aquadest Tambahkan aquadest sampai tanda batas. Gojog hingga homogen. - Pindahkan larutan dalam botol reagen dan beri label. Cara Membuat H2SO4 N dari H2SO4 1 M sebanyak 1 liter H2SO4 1 M sama dengan H2SO4 2 N 1 M = 2 N . Dengan menggunakan rumus pengenceran V1 x N1 = V2 x N2 V1 x 2 N = 1000 ml x N V1 = 50/2 V1 = 25 ml Jadi volume yang harus diambil dari H2SO4 2 N untuk membuat H2SO4 adalah 25 ml. Cara Membuat - Siapkan labu takar 1 liter dan isi dengan aquadest 500 ml. - Ambil H2SO4 2N sebanyak 25 ml kemudian pindahkan ke dalam labu takar yang berisi aquadest tadi. - Tambahkan aquadest sampai tanda batas. Gojog hingga homogen. - Pindahkan larutan ke dalam botol reagen dan beri label.
Hai semua. Artikel ini akan membahas 5 latihan soal menentukan besar pH larutan asam-basa. Artikel ini juga merupakan penjelas bagi artikel sebelumnya mengenai Cara Menentukan Besar pH Larutan Asam-Basa. Yuk Berlatih!! Soal 1 Nilai pH hasil reaksi 20 mL H2SO4 0,05 M dengan 10 mL NaOH 0,2 M adalah … a. 1 b. 7 c. 12 d. 2 e. 13 Jawaban b Pembahasan Langkah pertama yaitu menentukan jumlah mol H+ dan OH– pada masing-masing senyawa. Perhitungan jumlah mol berdasarkan rumus, mol = Molaritas M × Volume mol H2SO4 = 0,05 M × 20 mL = 1 mmol mol NaOH = 0,2 M × 10 mL = 2 mmol Kemudian, reaksikan. H2SO4 + 2NaOH→ Na2SO4 + 2H2O m 1 mmol 2 mmol – – b 1 mmol 2 mmol 1 mmol 2 mmol s – – 1 mmol 1 mmol Karena kedua pereaksi habis bereaksi dan membentuk garam, maka untuk menghitung konsentrasi H+/OH- menggunakan rumus hidrolisis garam. Akan tetapi, hal tersebut tidak berlaku pada pereaksi asam kuat dan basa kuat karena keduanya tidak terhidrolisis. Akibatnya, larutan yang terbentuk bersifat netral dengan pH sebesar 7. Soal 2 Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M direaksikan dengan 100 mL NaOH 1 M. pH larutan hasil reaksi tersebut adalah … a. 2 + log 4,5 b. 14 c. 13 + log 4,5 d. 13 – log 4,5 e. 1 – log 4,5 Jawaban c Pembahasan Diketahui mol CH3COOH = 0,1 M × 100 mL = 10 mmol mol NaOH = 1 M × 100 mL = 100 mmol Ditanya pH = … ? Jawab Reaksikan kedua senyawa tersebut. CH3COOH + NaOH→ CH3COONa + H2O m 10 mmol 100 mmol – – b 10 mmol 10 mmol 10 mmol s – 90 mmol 10 mmol Reaksi di atas tersisa 90 mmol pereaksi basa kuat, NaOH, dan volume total larutan adalah, 100 mL + 100 mL = 200 mL Oleh karena itu, konsentrasi OH- dihitung dengan rumus asam basa sederhana, [OH-] = n × Mb [OH-] = n × mol basa/volume total [OH-] = 1 × 90 mmol/200 mL [OH-] = 0,45 M atau 4,5 × 10-1 Dengan demikian diperoleh, pOH = – log [OH-] pOH = – log 4,5 × 10-1 pOH = 1 – log 4,5 Oleh karena pH + pOH = 14, maka pH = 14 – pOH pH = 14 – 1 – log 4,5 pH = 13 + log 4,5 Jadi, pH hasil reaksi larutan asam-basa di atas adalah 13 + log 4,5. Soal 3 Sebanyak 100 mL larutan KOH 0,8 M direaksikan dengan 100 mL larutan HCOOH 0,8 M sesuai dengan reaksi HCOOH + KOH→ HCOOK + H2O Jika diketahui Ka asam format sebesar 4 × 10-3, pH campuran yang terjadi sebesar … a. 5 b. 6 c. 8 d. 9 e. 10 Jawaban c Pembahasan Diketahui Mol KOH = 0,8 M × 100 mL = 80 mmol Mol HCOOH = 0,8 M × 100 mL = 80 mmol Ka HCOOH = 4 × 10-3 Ditanya pH = …? Jawab Tulis ulang persamaan reaksi yang ada pada soal. HCOOH + KOH → HCOOK + H2O m 80 mmol 80 mmol – – b 80 mmol 80 mmol 80 mmol s – – 80 mmol Oleh karena pereaksi asam lemah dan basa kuat habis bereaksi dan terbentuk garam, maka akan terhidrolisis sebagian. [HCOOK] = mol HCOOK/Volume total [HCOOK] = 80 mmol/200mL [HCOOK] = 0,4 M Dengan demikian konsentrasi OH- dirumuskan sebagai berikut, Sehingga, pOH = – log [OH-] pOH = – log 10-6 pOH = 6 maka pH campuran di atas adalah, pH = 14 – pOH = 14 – 6 = 8 Jadi, pH campuran yang terjadi sebesar 8. Soal 4 Sebanyak 100 mL larutan NH4OH 0,2 M ditambahkan ke dalam 100 mL larutan H2SO4 0,05 M. Jika diketahui Kb NH4OH = 1 × 10-5. pH campuran yang terbentuk sebesar … a. 5 – log 2 b. 5 c. 9 – log 2 d. 9 e. 9 + log 2 Jawaban d Pembahasan Diketahui mol NH4OH = 0,2 M × 100 mL = 20 mmol mol H2SO4 = 0,05 M × 100 mL = 5 mmol Ditanya pH = … ? Jawab Tulislah reaksi kedua senyawa tersebut. Pastikan kalau reaksi yang dituliskan setara. 2NH4OH + H2SO4 → NH42SO4 + 2H2O m 20 mmol 5 mmol – – b 10 mmol 5 mmol 5 mmol s 10 mmol – 5 mmol Reaksi di atas tersisa 10 mmol pereaksi basa lemah, NH4OH, dan garamnya NH42SO4 yang terionisasi sebagai berikut. NH42SO4 → 2NH4+ + SO42- 5 mmol 10 mmol 5 mmol Dengan demikian, pH dapat dihitung dengan rumus larutan penyangga basa seperti ini. Sehingga, pOH = – log [OH-] = – log 10-5 = 5 Maka besar pH larutan adalah, pH = 14 – 5 = 9 Jadi, pH campuran yang terbentuk sebesar 9. Soal 5 Sebanyak 100 mL HCl 0,03 M direaksikan dengan 100 mL NaOH 0,01 M. Nilai pH larutan hasil reaksi tersebut adalah … a. 2 b. 8 c. 4 d. 13 e. 7 Jawaban a Pembasan Apabila melihat tipe soal di atas, jangan langsung asal coret pH = 7 ya!! Reaksi asam kuat dan basa kuat tidak selalu menghasilkan larutan yang bersifat netral, bisa juga bersifat asam ataupun basa. Hal tersebut dilihat dari jumlah mol kedua pereaksi. Jika, 1. Jumlah mol asam yang bereaksi sama dengan mol basa, maka hasil reaksi bersifat netral. 2. Jumlah mol asam lebih banyak daripada mol basa, maka hasil reaksi bersifat asam. 3. Jumlah mol asam lebih sedikit daripada mol basa, maka hasil reaksi bersifat basa. Nah, jadi untuk menentukan pH harus menghitung mol terlebih dahulu!! Mol HCl = 0,03 M × 100 mL = 3 mmol Mol NaOH = 0,01 M × 100 mL = 1 mmol Kemudian, reaksikan. HCl + NaOH → NaCl + H2O m 3 mmol 1 mmol – – b 1 mmol 1 mmol 1 mmol 1 mmol s 2 mmol – 1 mmol 1 mmol Dari reaksi di atas, terdapat sisa 2 mmol asam kuat, sehingga larutan bersifat asam. Ma = 2 mmol/200 mL = 10-2 Besar pH dihitung berdasarkan konsentrasi H+ dalam larutan. HCl→ H+ + Cl- [H+] = n × Ma = 1 × 10-2 = 10-2 pH = – log 10-2 = 2 Jadi, besar pH larutan hasil reaksi adalah 2. Secara keseluruhan, ada 3 cara untuk menentukan besar pH larutan asam-basa, yaitu rumus asam-basa sederhana, hidrolisis, dan larutan penyangga. Namun, kita harus mengetahui jumlah mol kedua larutan yang bereaksi. Jika sudah diketahui, hitunglah konsentrasi H+/OH- dalam larutan. Setelah dihitung, substitusikan pada salah satu rumus pH. Finally, kita berhasil menentukan besar pH larutan asam-basa!! Sekian ya, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian, terimakasih.
KimiaKimia Fisik dan Analisis Kelas 11 SMALarutan PenyanggapH Larutan PenyanggaSuatu campuran penyangga yang terbentuk dari 500 mL larutan HCOOH 1 M dan 500 mL larutan HCOONa 1 M, ditambah 100 mL larutan H2SO4 0,05 M. Hitunglah pH sebelum dan sesudah ditambah H2SO4.Ka HCOOH=2x10^-4pH Larutan PenyanggaLarutan PenyanggaKimia Fisik dan AnalisisKimiaRekomendasi video solusi lainnya0145Berikutini data uji pH beberapa larutan pH setelah Lar...0335Sebanyak 25 mL larutan CH3COOH 0,2 M Ka=1x10^-5 dicam...0130Jika ke dalam 200 mL larutan NH4OH 0,2 M dicampurkan laru...0156Ke dalam larutan basa lemah LOH ditambahkan padatan garam...Teks videoCoveran soal ini membahas tentang larutan penyangga yang mengandung HCl dan HCL Kemudian ditambahkan 4 ml larutan penyangga sebelum dan sesudah ditambahkan H2 so4 larutan penyangga adalah larutan yang mampu mempertahankan PH pada kisarannya saya untuk menaikkan atau menurunkan PH dalam saat ini dapat dilihat yang dimaksud merupakan penegasan karena terdiri dari asam lemah yaitu HCl dan basa masuk ke perhitungan berikut yaitu ka ka dari asam lemah dikalikan mau asam lemah dibagi mol basa konjugasinya kita bisa hitung masing-masing mall-nya menggunakan rumus molekul sama dengan konsentrasi. asam lemah = 1 molar dikali 500 miliar 5 mol basa konjugasi yaitu 1 molar dikali 0,5 l = 0,5 mol 1 konsentrasi H + = 2 kali ini bisa kita coret pangkat min 4 molar nilai ph setelah ditambahkan H2 so4 bisa kita hitung dengan rumus 5 molar + 100 ml atau 0,15 mol kita kalikan 2 yaitu jadi 0,1 mol komponen basa konjugasi yaitu ion H reaksinya kita Tuliskan isi dan sisa makan jadi itu h + 0,49 H plus tidak tersisa dan hanya tersisa 0,51 kurang yang bereaksi Sedangkan untuk produk dengan yang berlaku kita dapatkan mol asam lemah dan basa konjugasinya selalu digunakan rumus suku ke-n untuk n = k * nilainya yaitu 10 x 9 diperoleh yaitu Min log 2,82 * 10 ^ Min 44 Min log 2,682 atau setara dengan 3,681 gambaran dari peran larutan penyangga dalam mempertahankan pH
Soal 1 Sebanyak 10 gram NaOH dilarutkan dalam 2 liter air. Jika Mr NaOH = 40, molaritas larutan NaOH tersebut adalah sebesar . . . . .M A. 0,010 B. 0,100 C. 0,125 D. 0,150 E. 0,250 Pembahasan Diketahui gr NaOH = 10 Mr NaOH = 40 Volume = 2 L = 2000 mL Kemolaran = . . . ? Ada dua cara yang bisa digunakan untuk mencari molaritas, nanti slahkan pilih cara yang paling mudah menurut kalian. Cara 1 Mol = gr / Mr = 10 / 40 = 0,25 mol M = n / VL = 0,25 mol / 2 L = 0,125 mol/L = 0,125 M Cara 2 M = gr / Mr x 1000/VmL = 10 / 40 x 1000/2000 = 0,25 x ½ = 0,125 M Hasilnya sama yaitu 0,125 M. Rumus kedua merupakan penggabungan dari rumus pertama. Jawaban C Soal 2 Seorang siswa akan membuat larutan H2SO4 dengan onsentrasi 0,1 M dalam aquades sebanyak 500 mL. jika diketahui Ar H = 1, S = 32, O = 16 dan massa jenis H2SO4 dianggap 1 g/mL, banyakny H2SO4 yang harus dilarutkan adalah . . . . mL A. 4,9 B. 5,9 C. 6,9 D. 7,9 E. 8,9 Pembahasan Akan dibuat larutan H2SO4 0,1 M sebanyak 500 mL Pertama cari dulu jumlah mol dalam 500 mL H2SO4 0,1 M M = n / V → n = M x V = 0,1 mol/L x 0,5 L = 0,05 mol Setelah itu baru kita cari massa H2SO4 menggunaan rumus n = gr / Mr → gr = n x Mr = 0,05 x 98 = 4,9 gram karena massa jenis H2SO4 = 1 gr/ mL, maka 4,9 gram H2SO4 setara dengan V = 4,9 mL menggunakan hubungan massa jenis = gr / V → V = gr / massa jenis Jawaban A Soal 3 Massa jenis madu yang mengandung glukosa Mr = 180 sebanyak 35 % b/b adalah 1,4 gram/cm3. Molaritas glukosa dalam madu tersebut adalah . . . .M A. 0,9 B. 1,8 C. 2,7 D. 3,6 E. 4,5 Pembahasan Massa jenis madu = 1,4 gram/ cm3 % berat glukosa = 35 % b/b Kita misalkan saja madunya ada 1000 mL, maka massa madu tersebu adalah Massa madu = V x Massa jenis = 1000 mL x 1,4 gram/ ml = 1400 gram Dalam 1400 gram madu akan mengandung glukosa sebanyak Mol glukosa = gr / Mr = 490 / 180 = 2,7 mol Maka molaritas glukosa dalam madu adalah = n/V = 2,7 mol / 1 L = 2,7 mol/L = 2,7 M Jawaban C Soal 4 Sebanyak 100 mL larutan KOH 0,1 M diencerkan sehngga konsentrasinya menjadi 0,01 M. pada proses pengenceran ini, volume pelarut yang ditambahkan sebanyak . . . .mL A. 700 B. 800 C. 900 D. 1000 E. 1100 Pembahasan 100 mL KOH 0,1 M akan diencerkan menjadi KOH 0,01 M Volume pelarut yang ditambahkan = . . . ? V1 = 100 mL M1 = 0,1 M M2 = 0,01 M Rumus pengenceran V1 M1 = V2 M 2 100 mL x 0,01 M = V2 x 0,01 M V2 = 10 / 0,01 mL = 1000 mL Volume pelarut yang ditambahkan = V2 – V1 = 1000 mL – 100 mL = 900 mL Jawaban C Soal 5 Sebanyak 100 mL NaOH 0,5 M dicampurkan dengan 00 mL NaOH 0,1 M. molarits campuran yang terjadi adalah . . . . A. 1,20 M B. 0,50 M C. 0,30 M D. 0,18 M E. 0,15 M Pembahasan 100 mL NaOH 0,5 M + 400 mL NaOH 0,1 M Mcampuran = . . . .? Langkah pertama adalah mencari mol masing masing larutan sebelum dicampurkan. 100 mL NaOH 0,5 M Mol = M x V = 0,5 x 0,1 = 0,05 mol 400 mL NaOH 0,1 M Mol = M x V = 0,1 x 0,4 = 0,04 mol Mol total NaOH setelah terjadi pencampuran = 0,05 + 0,04 = 0,09 mol Volume total = V1 + V2 = 100 Ml + 400 mL = 500 mL = 0,5 L Maka Molaritas campuran adalah M campuran = mol campuran / volume campuran = 0,09 mol / 0,5 L = 0,18 M Atau kalian bisa menggunakan rumus langsung yaitu Hasilnya sama, jadi silahkan pilih yang paling mudah menurut kalian. Jawaban D Soal 6 Untuk membut 500 mL larutan KOH 0,2 M diperlukan kristal KOH murni sebanyak . . . .Mr KOH = 56 A. 56 g B. 38 g C. 14 g D. 7 g E. 5,6 g Pembahasan 500 mL KOH 0,2 M Mr KOH = 56 Memiliki Jumlah mol = M x V = 0,2 x 0,2 = 0,1 mol Massa KOH dalam 0,1 mol KOH = massa KOH padat murni yang dibutuhkan untuk membuat 500 mL KOH 0,2 M, yaitu Massa KOH gr KOH =n x Mr = 0,1 x 56 = 5,6 gram Jawaban E Soal 7 Kemolaran asam nitrat pekat 63 % dengan massa jenis 1,3 kg/L adalah . . . .Mr HNO3 = 63 A. 6,3 M B. 6,5 M C. 10 M D. 13 M E. 63 M Pembahasan Kadar HNO3 pekat = 63 % Massa jenis = 1,3 kg/L Mr HNO3 = 63 Untuk mencari molaritas suau larutan pekat dapat digunakan rumus Jawaban D Soal 8 Volume asam sulfat 98 % massa jenis 1,8 kg/L yang diperlukan untuk mebuat larua H2SO4 0,5 M adalah . . . .Mr H2SO4 = 98 A. 2,5 mL B. 5 mL C. 9 mL D. 10 mL E. 18 mL Pembahasan Kadar H2SO4 = 98 % Massa jenis H2SO4 = 1,8 kg/L Akan dibuat 90 mL H2SO4 0,5 M Mr H2SO4 = 98 Langkah pertama adalah kita cari dulu berapa molaritas dari H2SO4 pekat ini dengan menggunakan rumus Dari data diatas didapat M1 = 18 M, V2 = 90 mL dan M2 = 0,5 M Maka jumlah H2SO4 pekat yang dibtuhkan adalah V1 M1 = V2 M2 V1 . 18 M = 90 mL . 0,5 M V1 = 45/18 mL V1 = 2,5 mL Jawaban A nah mudah kan, kalau kalian mau belajar kalian pasti bisa. Oke… sekian dulu postingan kali ini semoga bermanfaat…jangan lupa lihat juga tutorial tutorial lainnya yang pasti bikin kalian tambah menykai kimia…jika punya pertanyaan…silahkan tulis dikolom komentar…terimakasih…jangan lupa dishare ya. . . .
500 ml larutan h2so4 0 05 m akan memiliki ph